Tiap Episode When Life Gives You Tangerines Sukses Bikin Nangis, Dialognya Epik dan Menohok

FILMUSIKU.com — Serial “When Life Gives You Tangerines” baru saja tamat dengan total 16 episode, dan bisa dipastikan serial ini merupakan serial yang paling bikin nangis di setiap episodenya.
Tak hanya perjuangan jatuh bangun mengarungi ombak pasang dalam bahtera rumah tangga, serial yang tayang di Netflix ini sukses menghadirkan dialog-dialog epik dan menohok, sehingga mendukung banjirnya air mata haru di mata semua penontonnya.
Episode pertama dibuka dengan kehidupan Ae Sun yang sudah menjadi seorang nenek, dan sedang berkumpul bersama komunitas sebayanya. Lagu “Yesterday” dari The Beatles mengalun mengawali monolog Ae Sun yang sudah berusia 70 tahun, lalu kemudian latar dibawa mundur ke tahun di mana Ae Sun masih berusia sembilan tahun.
Dari episode pembuka saja sudah membuat penonton ketagihan untuk terus menonton episode-episode berikutnya. Adegan yang membuat airmata tak sanggup dibendung pada episode pertama adalah ketika sang ibu meninggal sementara Ae Sun masih berusia sembilan tahun.
Sembari disuapi pauhi, percakapan terakhir antara Ae Sun dan sang ibu menjadi adegan paling menyayat hati dalam episode ini. Baru ditinggal beberapa jam, Ae Sun sudah merindukan sang ibu, beruntung Gwan Sik selalu setia berada di sampingnya sebagai sahabat.
Ae Sun digambarkan sebagai sosok perempuan yang lebih alfa ketimbang Gwan Sik, ditambah lagi sang ibu terus menggembleng Ae Sun untuk meraih cita-citanya. Sang ibu tidak ingin Ae Sun mengikuti langkah ibunya yang hanya menjadi orang miskin.
Lalu Ae Sun menjelma seperti cermin ibunya. Hidup yang keras membuatnya harus merelakan mimpi-mimpinya. Menikah dengan Gwan Sik di usia 18 tahun, lalu memiliki tiga orang anak. Masih dalam kondisi miskin, Ae Sun juga harus menghadapi berbagai masalah hidup di usia yang terbilang sangat muda.